Tips dan Trik Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dan Buah - Miss Malas -->

Tips dan Trik Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dan Buah

Untuk memenuhi kebutuhan serat, anak-anak harus rajin untuk konsumsi buah dan sayur. Namun mereka biasanya sangat sering sekali menolak. Cara mengatasinya, lakukan hal ini.

Sayur dan buah mengandung mineral dan juga vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh apalagi untuk anak-anak. Kandungan serat di dalamnya juga bisa membantu cegah konstipasi pada anak ataupun orang dewasa.

Serat memiliki manfaat untuk kesehatan seperti melunakan tinja sehingga BAB (Buang Air Besar) lebih teratur dan mencegah dan mengatasi konstipasi (sembelit) dan hemoroid (wasir).

"Secara sistemik, serat juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, Stroke dan diabetes melitus tipe 2. Serat juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan membantu mengontrol gula darah," ungkap dr Frieda Handayani, SpA(K), Konsultan Gastrohepatologi Anak

Berikut ini 7 tips yang bisa dilakukan agar anak gemar konsumsi sayur dan buah menurut dr Frieda:


1.      Perkenalkan sejak dini
Buah dan sayur tentunya perlu diperkenalkan sejak dini. Awal MPASI, selain makanan tinggi protein, sayur dan buah juga bisa diberikan dalam jumlah kecil. "Usia 7 bulan ke atas kebutuhan seratnya meningkat sebanyak 10 gram perhari," jelas Frieda.

2.      Libatkan si kecil
Ajak anak dalam proses pembelian dan pembuatan buah dan sayur. "Ingat, jangan dipaksa. Ciptakan suasana yang fun," Frieda menjelaskan.
Berbelanja sayur dan buah bersama dinilai lebih efektif untuk memperkenalkan sayur dan buah ke anak. Ajak ia membuat salad buah bersama. Ketika si kecil membantu di dapur, pastikan ia tidak memegang benda-benda tajam.
Jika usianya masih di bawah 5 tahun, anak bisa membantu mencampurkan buah dan beberapa bahan lain seperti susu atau yoghurt.

Baca Juga : 1000 Manfaat Jambu Biji Merah

3.      Awali dengan jumlah kecil
Anak membutuhkan waktu untuk menyukai buah dan juga sayur. Terus upayakan anak konsumsi serat meski dalam jumlah kecil terlebih dulu. "Beri sedikit demi sedikit sampai ia mengenali rasanya," tambah wanita cantik ini.

4.      Ciptakan suasana menyenangkan
Ciptakan suasana masak dan makan yang menyenangkan. Ibu bisa mengajak si kecil menikmati makanan sambil bermain atau pun belajar menebak nama sayur dan buah dengan media gambar.

5.      Ciptakan variasi makanan yang menarik
Sayuran bisa dibuat menjadi berbagai macam campuran makanan. Misalnya saja sebagai topping pasta atau bisa juga dibuat sandwich dengan isian telur atau daging ayam dengan pelengkap selada dan tomat. Puding juga bisa dicampurkan dengan buah favorit si kecil.

6.      Sabar
Sabar dan berikan waktu untuk anak agar terbiasa mengonsumsi serat. "Teorinya, coba 5 sampai 15 kali untuk anak terbiasa dan suka," tambah Frieda.

7.      Berikan pujian
Jika si kecil berhasil menyukai sayur dan buah. Jangan lupa berikan pujian dan reward yah.

Tips dan Trik Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dan Buah


Tips dan Trik Mengatasi Anak Susah Makan Sayur dan Buah

Untuk memenuhi kebutuhan serat, anak-anak harus rajin untuk konsumsi buah dan sayur. Namun mereka biasanya sangat sering sekali menolak. Cara mengatasinya, lakukan hal ini.

Sayur dan buah mengandung mineral dan juga vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh apalagi untuk anak-anak. Kandungan serat di dalamnya juga bisa membantu cegah konstipasi pada anak ataupun orang dewasa.

Serat memiliki manfaat untuk kesehatan seperti melunakan tinja sehingga BAB (Buang Air Besar) lebih teratur dan mencegah dan mengatasi konstipasi (sembelit) dan hemoroid (wasir).

"Secara sistemik, serat juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, Stroke dan diabetes melitus tipe 2. Serat juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan membantu mengontrol gula darah," ungkap dr Frieda Handayani, SpA(K), Konsultan Gastrohepatologi Anak

Berikut ini 7 tips yang bisa dilakukan agar anak gemar konsumsi sayur dan buah menurut dr Frieda:


1.      Perkenalkan sejak dini
Buah dan sayur tentunya perlu diperkenalkan sejak dini. Awal MPASI, selain makanan tinggi protein, sayur dan buah juga bisa diberikan dalam jumlah kecil. "Usia 7 bulan ke atas kebutuhan seratnya meningkat sebanyak 10 gram perhari," jelas Frieda.

2.      Libatkan si kecil
Ajak anak dalam proses pembelian dan pembuatan buah dan sayur. "Ingat, jangan dipaksa. Ciptakan suasana yang fun," Frieda menjelaskan.
Berbelanja sayur dan buah bersama dinilai lebih efektif untuk memperkenalkan sayur dan buah ke anak. Ajak ia membuat salad buah bersama. Ketika si kecil membantu di dapur, pastikan ia tidak memegang benda-benda tajam.
Jika usianya masih di bawah 5 tahun, anak bisa membantu mencampurkan buah dan beberapa bahan lain seperti susu atau yoghurt.

Baca Juga : 1000 Manfaat Jambu Biji Merah

3.      Awali dengan jumlah kecil
Anak membutuhkan waktu untuk menyukai buah dan juga sayur. Terus upayakan anak konsumsi serat meski dalam jumlah kecil terlebih dulu. "Beri sedikit demi sedikit sampai ia mengenali rasanya," tambah wanita cantik ini.

4.      Ciptakan suasana menyenangkan
Ciptakan suasana masak dan makan yang menyenangkan. Ibu bisa mengajak si kecil menikmati makanan sambil bermain atau pun belajar menebak nama sayur dan buah dengan media gambar.

5.      Ciptakan variasi makanan yang menarik
Sayuran bisa dibuat menjadi berbagai macam campuran makanan. Misalnya saja sebagai topping pasta atau bisa juga dibuat sandwich dengan isian telur atau daging ayam dengan pelengkap selada dan tomat. Puding juga bisa dicampurkan dengan buah favorit si kecil.

6.      Sabar
Sabar dan berikan waktu untuk anak agar terbiasa mengonsumsi serat. "Teorinya, coba 5 sampai 15 kali untuk anak terbiasa dan suka," tambah Frieda.

7.      Berikan pujian
Jika si kecil berhasil menyukai sayur dan buah. Jangan lupa berikan pujian dan reward yah.

IKLAN

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo